✓ 5+ Penyebab Dan Cara Mengatasi Laptop Mati Sendiri

 

Cara Mengatasi Laptop Mati Sendiri


Laptop sudah menjadi kebutuhan hampir semua orang. Bagaimana tidak, karena menggunakan laptop untuk mengerjakan suatu pekerjaan memberikan kemudahan.

Tetapi, mungkin kamu pernah mengalami masalah seperti misalkan laptop yang tiba-tiba mati sendiri. Masalah ini justru membuatnya menghambat pekerjaan.

Pasti jika mengalami hal tersebut kamu akan mencari apa penyebabnya dan bagaimana cara memperbaikinya bukan? Kamu bisa mengetahui penyebab dan caranya di artikel ini.




Penyebab dan Solusi Untuk Mengatasi Laptop Mati Sendiri

Laptop mati sendiri ketika dihidupkan sebenarnya sudah banyak orang yang mengalaminya. Termasuk saya sendiri juga pernah mengalaminya kok.

Padahal baterai penuh dan lampu indikator menyala. Tentunya sih ini akan menghambat pekerjaan kamu ketika sedang bekerja.

Maka dari itu, kamu harus mengetahui penyebab dan bagaimana cara mengatasinya. Berikut ini adalah penyebab dan cara mengatasi laptop yang mati sendiri:

1. Laptop Mengalami Overheat

Laptop Mengalami Overheat

Salah satu penyebab laptop yang mati sendiri itu diakibatkan overheat atau terlalu panas. Biasanya sih penyebab laptop overheat itu karena dipakai secara berlebihan.

Namun selain itu, overheat bisa juga disebabkan karena menempatkan laptop diatas benda yang tidak menyerap panas. Seperti bantal, kasur dan sebagainya.

Bahkan kalau sudah terlalu panas, biasanya juga laptop tersebut tidak bisa hidup lagi.

Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi hal ini kamu bisa melakukan dengan mengecek kipas pada laptop tersebut. Apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak.

Kamu juga bisa menggunakan meja untuk alas meletakkan laptop agar ada sirkulasi udara yang membuatnya tidak mudah panas.

Lalu kalau laptop sudah terlanjur mati, kamu bisa coba diamkan dulu. Setelah beberapa menit, coba hidupkan laptop itu kembali.

TIPS: Kamu juga bisa memakai cooling pad untuk menjaga suhu pada laptop. Tips ini sangat disarankan untuk kamu yang sering melakukan rendering dan bermain game.

2. Pasta di Processor Sudah Kering

Pasta Processor Sudah Kering

Penyebab ini sedikit bersangkutan dengan sebelumnya. Soalnya salah satu penyebab laptop overheat ialah diakibatkan dari pasta processor yang mengering.

Fungsi dari pasta ini sih supaya dapat menjaga suhu processor yang merupakan komponen inti dari perangkat tersebut.

Jadi pastikan kamu selalu perhatikan pastanya, kalau bisa sih di cek secara berkala.

Cara Mengatasi

Jadi cara menghidupkan laptop yang tiba-tiba mati sendiri dari masalah diatas, kamu bisa membongkar PC dan ambil processor tersebut.

Lalu olesanlah dengan pasta yang baru dengan merata pada processor. Namun, untuk cara mengatasinya ini mungkin bisa dilakukan dengan yang ahlinya.

Kamu bisa membawa perangkat tersebut ke tempat Service laptop.

3. RAM Bermasalah

RAM Laptop Bermasalah

RAM pada laptop merupakan hal penting karena itu berfungsi untuk penyimpanan memory. RAM laptop berada didalam namun, biasanya suka muncul kerak di bagian bawah komponen tersebut.

Nah umumnya sih kerak ini lah yang dapat membuat RAM menjadi bermasalah, seperti rusak atau tidak dapat terbaca oleh sistem.

Namun kalau RAM kamu yang bermasalah, biasanya ketika laptop dihidupkan akan menjadi blank saat booting. Bahkan kamu tidak dapat mengakses BIOS dari laptop tersebut.

Cara Mengatasi

Kamu dapat bersihkan bagian bawah RAM laptop dengan memakai penghapus sampai keraknya hilang.

Namun di sarankan sih untuk membawanya ke tempat service laptop supaya dapat terima beres. Soalnya untuk membersihkan RAM, kamu harus bongkar laptop tersebut.

Apalagi yang dibersihkannya itu bagian bawah RAM atau pin yang berfungsi sebagai konektor dari hardware tersebut. Jadi harus lebih hati-hati.

4. Fan Processor / Heatsink Kotor

Fan atau Heatsink Kotor

Fan processor ini penting untuk laptop karena berfungsi untuk menghempaskan udara panas dari processor. Jika, fan processor tersebut kotor atau berdebu akan menghambat kinerja kipasnya.

Soalnya heatsink yang kotor putaran kipasnya akan terbebani oleh debu. Sehingga suhu yang dikeluarkan processor tidak bisa terkendali.

Tentunya sih hal ini juga dapat menyebabkan overheat.

Cara Mengatasi

Untuk mengatasinya, kamu bisa membersihkan fan processor tersebut dari debu dan kotoran dengan menggunakan kuas.

Bersihkan secara berkala kalau perlu dan lakukan dengan secara perlahan. Jika sudah, kamu bisa pasangkan heatsink tersebut ke dalam laptop dengan benar.

5. Sistem Operasi Bermasalah

Sistem Operasi Bermasalah

Sistem operasi yang bermasalah tentu dapat mengakibatkan laptop mati sendiri dan hal itu perlu ditelusuri lebih lanjut.

Umumnya sih kalau penyebabnya dari masalah ini, akan muncul notifikasi “ntldr is missing” atau “bootmgr is missing” pada tampilan boot screen.

Selain itu bisa juga disebabkan masalah pada partisi sistem. Sehingga kamu akan menerima notifikasi “please insert boot device” pada laptop tersebut.

Cara Mengatasi

Kalau masalahnya dari partisi, maka kamu bisa coba set up ulang semua partisinya. Tapi kalau masih tidak bisa, maka kamu harus install ulang sistem operasi di laptop tersebut.

Setelah di install ulang, kamu bisa coba hidupkan laptop itu kembali. Jika masalahnya benar di OS, maka harusnya cara ini dapat diatasi.

6. Motherboard Bermasalah

Motherboard Bermasalah

Motherboard adalah komponen induk dari semua hardware yang dipasangkan pada perangkat laptop. Tanpa adanya motherboard, maka semua hardware laptop tidak akan terhubung.

Jadi kalau hardware ini sampai rusak maka dapat berakibat fatal, salah satunya laptop tidak bisa dihidupkan kembali.

Cara Mengatasi

Cara terbaik jika motherboard kamu rusak ialah dengan menghubungi service center dari merk laptop tersebut.

Sehingga laptop kamu bisa ditangani oleh ahlinya langsung. Namun mengenai harga, bisa dikatakan sangat besar dibandingkan motherboard PC.

Soalnya motherboard laptop ini harus diganti dengan yang sesuai serinya. Kemungkinan besar biayanya bisa seharga laptop baru.


Baca Juga :

Penutup

Demikianlah pembahasan tentang penyebab dan cara mengatasi laptop yang tiba-tiba mati sendiri. Jadi selalu perhatikan dan menjaga semua hardware di laptop tersebut.

Lalu untuk masalah ini bisa dialami oleh semua merk laptop lho, seperti Asus, Acer, Lenovo, Toshiba, Samsung dan lainnya.

 

Suka membaca dan menulis informasi yang berkaitan dengan teknologi :)

Posting Komentar