Pengertian Motherboard: Fungsi, Jenis dan Komponennya




Pengertian Motherboard

Pengertian Motherboard – Umumnya, komputer berfungsi karena adanya beberapa komponen (hardware) yang saling terhubung didalam rangkaiannya. Komponen-komponen tersebut diletakan disebuah wadah sehingga dapat saling terhubung satu sama lain.

Wadah tersebut bernama motherboard atau dapat disebut juga sebagai papan induk. Tanpa adanya Motherboard, komputer tidak akan dapat berfungsi bahkan hidup seperti sekarang ini.
Pada pembahasan kali ini, kita akan mencoba membahas pengertian Motherboard secara lengkap.




Pengertian Motherboard

Pengertian Motherboard
Photo by https://www.pexels.com/

Motherboard merupakan sebuah PCB (Printed Circuit Board) yang berguna sebagai wadah untuk memasangkan komponen-komponen disebuah komputer. Komponen yang terpasang nantinya akan dapat saling terhubung satu sama lain.

“Motherboard biasa disebut juga dengan mainboard, logicboard, systemboard, baseboard dan MOBO.”

Komponen-komponen yang dapat dihubungkan melalui Motherboard seperti:
  • Socket Processor
  • Slot Slot Memory
  • Port SATA
  • Slot PCI
  • BIOS
  • Dan masih banyak lagi

Ringkasnya, Motherboard merupakan inti utama dari komputer yang mampu mengkoneksikan antar komponen didalamnya. Sehingga dapat membuat komputer berfungsi dengan baik.

Fungsi Mother Board

Berdasarkan pengertian Motherboard diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Motherboard mempunyai beberapa fungsi utama. Salah satu fungsinya ialah sebagai wadah untuk menghubungkan antar komponen komputer.

Selain itu, Motherboard juga mampu mengelola kode BIOS (Basic Input Output Sytem) pada chip ROM. Kode BIOS merupakan sebuah firmware yang tidak akan hilang walaupun komputernya dimatikan.

Motherboard juga mampu menghubungkan hardware seperti mouse, USB, flashdisk dan lain-lain ke komputer. Tentunya hal tersebut dapat terhubung karena adanya komponen port yang dipasangkan pada Motherboard.

Kemudian jika dipasangkan perangkat tambahan seperti mouse, maka port tersebut akan membuat Motherboard langsung menghubungkannya ke komputer.

Jenis Motherboard

Pada umumnya, Motherboard mempunyai beberapa jenis yang penting untuk diketahui. Terutama jika kamu ingin membangun sebuah komputer sendiri, maka informasi ini sangat penting untuk dimiliki sebagai pengetahuan dasar.

Lalu apa saja si jenis Motherboard?

Motherboard AT (Advanced Technology)

Motherboard AT
Photo by https://en.wikipedia.org/

Motherboard AT merupakan jenis yang pertama kali ditemukan oleh IBM pada tahun 1984 silam. Motherboard AT mempunyai ukuran yang besar, sekitar 12 x 13.8 inch, sehingga tidak cocok digunakan pada komputer mini sekarang ini.

Masalah yang sering terjadi dari Motherboard ini ialah sulitnya melakukan instalasi, pembaharuan dan troubleshooting. Alasannya karena jarak disetiap komponen yang ada pada Motherboard AT sangat berdekatan.

Motherboard ATX (Advanced Technology Extended)

Motherboard ATX
Photo by https://www.bhphotovideo.com/

Motherboard ATX merupakan jenis dari hasil perkembangan versi sebelumnya yang diciptakan oleh Intel di pertengahan tahun 1990. Jenis ini juga mempunyai ukuran yang lebih kecil, namun dengan performanya lebih tinggi.

Motherboard ATX berhasil sukses dipasaran dan masih cukup populer hingga sekarang ini. Alasannya karena penggunannya cukup mudah dan dapat mengatasi permasalahan yang sering terjadi pada Motherboard versi sebelumnya.

Motherboard Micro-ATX

Motherboard Micro ATX

Photo by https://www.bhphotovideo.com/

Melihat suksesnya produk Motherboard ATX di pasaran, Intel segera bergegas untuk membuat versi kecilnya. Walaupun ukurannya lebih kecil, namun speksifikasi Motherboard micro ATX sama dengan jenis MOBO ATX.

Hanya saja Motherboard Micro ATX mempunyai slot Input/Ouput yang lebih sedikit dibandingkan jenis MOBO ATX.

Motherboard LPX (Low Profile Extended)

Motherboard LPX
Photo by https://www.ebay.com/

Motherboard LPX diciptakan pada tahun 1990 dan juga merupakan hasil dari perkembangan versi MOBO AT. Biasanya, Motherboard jenis ini sering digunakan disebuah casing slimline untuk mengurangi biaya dan ruangnya.

Motherboard LPX mempunyai ciri khas, yaitu terdapatnya riser card yang dipasangkan tegak untuk digunakan sebagai slot ekspansi. Dengan demikian maka ukuran tinggi Motherboard akan berkurang dan mempunyai ruang lebih didalam casingnya.

Motherboard BTX (Balanced Technology Extended)

Motherboard BTX
Photo by https://www.ebay.com/

Motherboard BTX merupakan jenis yang sangat cocok digunakan pada masa ini. Alasannya, Motherboard jenis ini dikembangkan supaya dapat mengurangi dan menghindari terjadinya daya berlebih, overheating dan lain sebagainya.

Seperti yang kita ketahui, teknologi sekarang ini memerlukan daya energi yang sangat besar, sehingga dapat menghasilkan panas berlebih. Namun dengan memilih Motherboard BTX, maka masalah tersebut dapat diatasi dengan sangat baik.

Kelebihan utama dari Motherboard ini adalah menggunakan aliran udara yang bersifat in-line. Dengan demikian, berarti slot memori dan ekspansi dipindahkan supaya komponen utama seperti processor, chipset dan VGA menggunakan aliran udara yang sama.
Tentunya hal tersebut dapat mengurangi pemakaian kipas didalamnya.

Motherboard Mini ITX (Information Technology Extended)

Motherboard ITX
Photo by https://www.bhphotovideo.com/

Motherboard mini ITX merupakan jenis yang mempunyai ukuran cukup kecil, sekitar 17 x 17 cm. Selain itu, Motherboard jenis ini juga mengkonsumsi daya yang rendah, sehingga dapat menghemat pemakaian listrik.

Motherboard ini ditemukan oleh perusahaan Via Technologies pada tahun 2001. Kelebihan utamanya, Motherboard ini tidak cepat menghasilkan panas karena hanya mengkonsumsi daya yang rendah.

Komponen Motherboard dan Fungsinya

Sebelumnya kita sudah membahas pengertian Motherboard dan mengetahui komponen-komponen yang ada didalamnya. Namun supaya kita dapat mengetahuinya secara lebih jelas lagi, maka simak yuk pembahasan berikut ini:

BIOS (Basic Input Output Sytem)

BIOS merupakan sebuah chip yang berfungsi untuk dapat mengelola seluruh hardware yang dihubungkan pada komputer. BIOS juga mempunyai fungsi untuk memastikan setiap hardware-nya sudah siap difungsikan disaat komputer memulai proses booting.

Socket Processor

Socket Processor merupakan komponen dari Motherboard yang berfungsi sebagai tempat diletakannya Processor. Umumnya, Socket Processor mempunyai bentuk dengan 4 lubang yang berfungsi untuk menyanggakan Heatsink Fan.

Heatsink Fan ini berguna untuk menstabilkan panas Processor ketika komponen tersebut sedang bekerja. Bagi kita yang ingin merakit PC, sebaiknya untuk lebih memperhatikan jenis Socket Processor yang akan dipilihnya.

Misalnya jika membeli Motherboard dengan Socket Processor Intel, maka kita tidak dapat menggunakan Processor AMD pada socket tersebut. Jadi, pastikan memilih Motherboard dengan menyesuaikan Socket Processornya.

Slot Memory

Slot Memory merupakan komponen Motherboard yang berfungsi sebagai tempat pemasangan RAM. Berdasarkan fisiknya, Slot Memory memiliki bentuk yang memanjang supaya dapat menyesuaikan ukuran RAM.

Posisi Slot Memory umumnya berdekatan dengan Socket Processor dan biasanya mempunyai jumlah lebih dari satu slot. Hal penting yang harus diketahui saat memilih RAM ialah dengan mencocokan nomor serinya dengan Slot Memory.

Slot PCI

Slot PCI merupakan komponen Motherboard yang berfungsi untuk menghubungkan VGA (VideoGraphic Array) ke komputer. Tanpa adanya VGA, maka komputer tidak akan dapat menghasilkan tampilan sedemikian rupa.

Socket Power Supply

Socket Power Supply merupakan komponen Motherboard yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan Power Supply. Tanpa adanya socket ini, maka komputer tidak akan hidup karena tidak mendapatkan pasokan daya.

Port SATA

Port SATA merupakan komponen Motherboard yang berfungsi untuk menghubungkan CD/DVD-ROM atau Hardisk ke komputer. Port SATA merupakan perkembangan dari versi sebelumnya, yaitu Port IDE.

Sekarang ini, Motherboard dengan Port IDE sudah cukup langka dipasaran dan mulai tergantikan dengan versi terbarunya. Selain itu, saat ini lebih banyak Hardisk yang berjenis SATA dibandingkan IDE.

Tentunya Hardisk berjenis SATA tidak akan dapat terhubung ke Port IDE dan begitupun juga sebaliknya.

External Port

External Port merupakan komponen Motherboard yang berfungsi untuk menghubungkan hardware I/O lainnya. Umumnya, setiap Motherboard mempunyai slot yang berbeda-beda tergantung dengan jenisnya.

External Port ini dapat dihubungkan dengan LAN, PS/2, USB, VGA dan lain sebagainya.


Akhir Kata

Kesimpulannya, Motherboard merupakan sebuah perangkat inti komputer yang berfungsi untuk menghubungkan antar komponen didalamnya. Jadi, tanpa adanya Motherboard maka komputer tidak akan dapat hidup dan berfungsi.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Motherboard. Selain itu, kita juga sudah membahas fungsi motherboard, jenis-jenis dan komponen-komponennya. Semoga apa yang sudah kita bahas menjadi pengetahuan yang bermanfaat.

Muhammad Gusti Apriansyah Seorang pria introvert yang suka banget ilmu teknologi dan senang menggali informasi.
Tampilkan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel