Apakah Processor Laptop Bisa Diganti? Ini Jawabannya

Cara Ganti Processor Laptop

Saat ini sudah banyak laptop dengan spesifikasi mumpuni yang bisa kamu pakai. Namun ada banyak hal yang dipertanyakan oleh beberapa orang mengenai laptop.

Salah satunya yang paling sering saya dengar adalah, apakah processor laptop itu bisa diganti? Menurut saya sih tergantung ya hehe.

Kenapa saya bilang tergantung? Kalau kamu penasaran, kamu bisa langsung simak ulasannya di artikel ini.



Apakah Processor Laptop Bisa Diganti?

Jawabannya tergantung. Iya, tergantung socket yang dipakai oleh laptop kamu.

Secara umum, kalau socket kamu itu tipe Pin Grid Array atau istilah lainnya PGA maka CPU bisa diganti. Karena sederhananya sih tipe socket PGA ini tidak menjadi satu dengan motherboard.

Sedangkan kalau socket laptop kamu tipe Ball Grid Array atau BGA, maka kamu tidak bisa ganti CPU. Alasannya karena socket BGA ini berlawanan seperti PGA. Dimana processor laptop kamu terpasang permanen di motherboard tersebut.

Bagaimana Cara Cek Socket Laptop?

Setelah tahu kalau laptop processor bisa diganti, pastinya kamu akan langsung penasaran dan ingin cek socket laptop kan? Hehe. Kamu bisa memakai aplikasi Speccy untuk mengeceknya kok.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Silahkan download aplikasi Speccy lebih dulu.

Download Aplikasi Speecy

2. Kemudian lakukan instalasi seperti biasa.

3. Kalau sudah, sekarang silahkan buka aplikasi Speccy di laptop yang ingin di cek socket-nya.

Buka Aplikasi Speecy

4. Lalu klik tab CPU.

5. Terakhir, silahkan cek socket di kolom Package.

Cek Socket CPU di Speccy

6. Selesai.

Misalnya, disini socket yang saya pakai adalah 1440 FCBGA, berarti laptop saya tidak bisa ganti CPU. Jadi kalau laptop kamu punya socket yang sama seperti saya, bisa berfikir untuk merakit PC saja ya hehe.

Cara Mengganti Processor Laptop

Nah setelah kamu cek socket ternyata memakai tipe PGA, maka kamu bisa langsung ganti processor laptop.

Cara mengganti processor laptop, kurang lebih seperti berikut:

1. Cari Processor Sesuai Socket

Pertama, kamu perlu menyiapkan processor baru terlebih dulu. Kalau ingin upgrade processor, maka kamu harus mencari spesifikasinya dengan socket yang sesuai.

Selain harus menyesuaikan socket, kamu juga harus memperhatikan beberapa hal lainnya. Seperti jenis dan tipe processor yang akan digunakan.

Karena kalau processor baru socket atau jenisnya tidak sesuai, biasanya sih tidak akan terpasang. Alasannya karena laptop kamu tidak mendukung processor tersebut.

2. Bongkar Processor Lama

Kalau sudah menyiapkan processor baru, sekarang kamu sudah bisa melepas processor lama.

Tapi sebelum itu, kamu harus membongkar casing bagian belakang laptop lebih dulu. Kalau sudah, silahkan ambil processor lama dari laptop tersebut.

3. Bersihkan Socket Processor

Setelah itu, kamu bisa bersihkan terlebih dulu socket processor di laptop tersebut. Biasanya sih area ini cukup kotor, terutama kalau kamu jarang membongkar pasang laptop hehe.

Untuk membersihkannya, kamu bisa memakai lap lembut (microfiber) atau tisu. Usapkan dengan perlahan supaya tidak merusak komponen socket tersebut.

4. Pasang Processor Baru

Misalnya socket di laptop sudah bersih, maka kamu sudah bisa mulai memasang processor baru. Silahkan masukkan dengan benar, pastikan processor sudah terkunci di socket tersebut.

5. Oleskan Thermal Paste

Supaya lebih optimal, kamu bisa mengoleskan thermal paste terlebih dulu sebelum mengunci processor tersebut.

Cara mengoleskannya saya sarankan jangan terlalu banyak, hanya seperti 1 butir jagung saja. Lalu kamu usapkan ke bagian tengah processor supaya merata.

Setelah memasang thermal paste, kamu bisa kunci processor. Terakhir kamu tinggal pasang casing belakang deh, maka ganti processor laptop berhasil diterapkan hehe.

Hal Penting Setelah Ganti Processor Laptop

Memasang CPU di Laptop

Ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan setelah mengganti processor laptop.

Berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui, seperti:

  • Kalau ingin upgrade processor, biasanya kamu harus juga memperbarui versi BIOS
  • Terkadang setelah mengganti processor, sebagian sistem akan corrupt sehingga harus menginstall ulang sistem operasi
  • Pastikan mencari processor dengan spesifikasi sesuai, baik itu dari socket, tipe dan jenisnya

Baca Juga :

Penutup

Jadi sekarang pertanyaan apakah processor laptop bisa diganti sudah terjawab ya. Jawabannya tergantung dari jenis socket yang kamu pakai.

Kalau socket laptop kamu memakai jenis PGA, seharusnya sih bisa diganti. Karena CPU tidak terpasang secara permanen.

Sedangkan kalau socket laptop kamu jenis BGA, maka tidak bisa mengganti CPU lagi.

Muhammad Gusti Apriansyah Seorang pria introvert yang suka banget ilmu teknologi dan senang menggali informasi.
Tampilkan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel