Pengertian Malware: Jenis-Jenis dan Cara Mengatasinya


Pengertian Malware

Pengertian Malware – Saat ini komputer menjadi alat yang sangat membantu pekerjaan manusia. Adanya komputer juga membuat perkembangan teknologi sekarang ini menjadi lebih pesat.

Namun komputer tetap memiliki kelemahan, yaitu jika terdapat malware (Malicious Software) didalamnya. Malware tersebut akan dapat membuat sistem operasi komputer menjadi rusak, pencurian data informasi, mengganggu kinerjanya dan sebagainya.

Mau tahu lebih jelasnya mengenai pengertian malware? ini dia penjelasannya secara lengkap.





Pengertian Malware

Cara mengatasi malware
Photo by Michael Geiger

Pengertian Malware (Malicious Software) adalah sebuah perangkat lunak yang dibangun untuk tujuan negatif, seperti mencuri data hingga merusak sistem operasi komputer. Umumnya, Malware dibuat oleh seorang hacker dengan tujuan untuk mendapatkan informasi dari sipemilik komputer tersebut.

Malware bisa terdeteksi jika kita menggunakan antivirus yang sudah tersedia pada komputer. Namun ada juga malware yang sulit dideteksi dan biasanya bersembunyi dibalik software yang terinstall supaya dapat mengelabuhi pemilik.

Malware dapat menyusup masuk melalui email, data yang di download atau software crack-an yang bisa diunduh secara gratis. Jadi untuk mencegahnya harus lebih berhati-hati dalam mendownload sebuah file dan pastikan antivirus orisinil atau tambahan pada komputer selalu diperbarui.

Jenis-Jenis Malware

Ransomware
Photo by Technologue.id

Banyak yang menyebutkan bahwa pengertian Malware (Malicious Software) adalah sebuah virus komputer. Memang benar, tapi virus merupakan salah satu jenis dari malware dan masih banyak jenis yang lainnya. Lalu apa saja jenis-jenis malware?

Virus

Pertama kali virus komputer ditemukan pada tahun 1970-an. Salah satu orang yang meneliti malware pertama ini adalah John Von Neumann. John Von Neumann menemukan teori mengenai replikasi diri komputer dan menemukan virus sebagai software yang dapat merusak sistem komputer.

Virus komputer mempunyai karakteristik yang berbeda dari malware lainnya, yaitu dapat me-reproduksi programnnya dan didistribusikan secara menyebar. Selain itu, virus ini dapat bersembunyi didalam sistem, sehingga sangat tulis dideteksi tanpa menggunakan antivirus.

Jika virus menempel pada file disuatu komputer dan kita membukanya, maka berkemungkinan virus itu akan bekerja sesuai programnya.

Cara Mengatasi: Selalu hidupkan Firewall dan aktifkan antivirus pada komputer untuk mencegah masuknya virus yang akan menyusup. Jika merasa ada file yang mencurigakan maka bisa mencoba untuk scan semua file yang ada pada komputer untuk mendeteksi virus.

Worms

Worms adalah sebuah malware yang dapat mereplikasi tanpa menginfeksi file atau software komputer. Worms bahkan mampu menghilangkan file atau data yang ada didalam komputer. Salah satu kasus dari worms ini ialah drive yang kosong karena malware ini menargetkan sistem operasi komputernya.

Sama seperti virus, worms juga dapat menyebar menjadi banyak. Namun ada juga worms yang bergerak tanpa menyebabkan kerusakan massif. Contoh malware dari worms ialah Melissa, Mydoom, Blaster, Morris, Myife dan Sasser

Cara Mengatasi: Selalu aktifkan Firewall dan hidupkan antivirus pada komputer. Selalu cek ekstensi dari file yang didownload untuk mencegah komputer terinfeksi oleh worms.

Trojan Horses

Trojan horses adalah sebuah malware yang dapat menyamar menjadi software didalam komputer. Malware ini akan bekerja jika sipemiliki menginstall trojan horses yang sudah menyamar menjadi software.

Umumnya, malware ini dirancang untuk mencuri informasi si pemilik, seperti IP Address, detail akun bank dan password. Setelah berhasil mencuri informasi penting dari sipemilik, hacker tersebut akan mendapatkan akses seperti pembobolan bank sipemilik dan lain sebagainya.

Penamaan Trojan horses ini berasal dari kisah mitos Yunani dan diartikan sebagai kuda kayu yang menyerang kota troy secara diam-diam. Oleh sebab itu malware ini sulit dideteksi tanpa bantuan antivirus karena dapat menyamar sebagai program didalam komputer.

Cara Mengatasi: Aktifkan firewall dan gunakan antivirus atau antimalware untuk mendeteksi adanya malware trojan horses. Selalu berhati-hati dalam mendownload file, men-klik link yang mencurigakan atau saat membuat attachmen email.

RootKits

Rootkits adalah malware yang dibuat dengan tujuan mengumpulkan informasi dari sipemilik komputer. Malware ini dapat menginfeksi sebuah sistem sehingga memungkinkan komputer dapat menginstall rootkits secara otomatis.

Setelah terinstall, malware ini akan mendapatkan hak administrator sehingga dapat mengakses informasi apa saja dari komputer pemilik. Rootkits sulit terdeteksi dan dihapus karena malware ini hidup didalam sistem operasi komputer. Pencegahannya ialah dengan melakukan re-install komputer.

Cara Mengatasi: Selalu aktifkan firewall dan antivirus pada saat ingin berselancar di internet. Pastikan antivirus dan sistem operasi selalu diperbarui untuk meningkatkan keamanan sistem komputer. Jika rootkits sudah menginfeksi komputer maka dapat menghapus drive-nya supaya malware tersebut dapat disingkirkan.

Ransomware

Jika Trojan horses dan Rootkits merusak secara diam-diam, berbeda halnya dengan Ransomware yang mencuri data secara terang-terangan. Berdasarkan kekacauan dari setiap malware, banyak yang menyebutkan bahwa ransomware ini paling berbahaya.

Cara kerjanya dengan membujuk pemilik komputer untuk mendownload dan menginstall software yang disediakannya. Setelah terinstall, ransomware akan langsung bekerja dengan cara meng-encrypt data-data sipemilik komputer.

Data tersebut akan terkunci dan hanya dapat dibuka jika sipemilik memenuhi kemauan dari pembuat malware tersebut. Umumnya data yang dicuri ditebus dengan bayaran dan sipemilik diberikan waktu untuk men-transfernya.

Namun membayar tebusan tersebut tidak menjamin data kembali, karena bisa saja sipembuat malware tersebut lebih memerah pemilik komputer. Contoh kasus besar dari malware ini ialah penyerangan ransomware WannCry2017 silam.

Cara Mengatasi: Malware ini sangat sulit sekali untuk dihilangkan, namun kita dapat mencegahnya dengan rutin back-up data ke hardisk eksternal ataupun cloud storage. Sedangkan jika komputer kita sudah terinfeksi maka hanya dapat melakukan install ulang sistem operasi.

KeyLoggers

Keyloggers adalah sebuah malware yang merekam aktivitas pengetikan keyboard komputer sipemilik. Malware ini mampu mendapatkan informasi seperti username dan password dari aktivitas tersebut dan mengambil akun sipemilik.

Cara Mengatasi: Keyloggers dapat dicegah dengan cara rutin mengganti password dan menggunakan kata sandi yang kuat. Kita dapat menggunakan tools tambahan seperti Lastpass dan 1Password untuk menjaga password dengan efektif.

Grayware

Grayware adalah sebuah malware yang tidak merusak keamanan komputer, melainkan mencatat informasi sipemilik komputer. Umumnya ada dua macam grayware, yaitu Adware dan Spyware. Kira-kira apa ya penjelasannya?

  • Adware
Adware (Advertising Software) adalah perangkat lunak yang berperan sebagai iklan dan dapat diakses pada komputer. Meskipun hanya sebatas iklan, namun banyak juga program berupa malware lainnya yang dirujuk dari iklan tersebut.

Selain itu Adware cukup menyebalkan karena dapat membuat spam seperti menampilkan pop up secara terus menerus dikomputer pemilik.

  •  Spyware

Spyware merupakan perangkat lunak yang berperan untuk memata-matai aktivitas internet si pemilik komputer. Aktivitas tersebut berguna sebagai informasi dari organisasi tertentu tanpa sepengetahuan si pemilik.

Backdoors

Backdoors adalah sebuah malware yang mengelabuhi si pemilik dengan cara membuatnya melakukan perawatan atau masuk ke hak administrator. Setelah itu hacker akan mendapatkan hak aksesnya secara illegal dari komputer tersebut.

Cara Mengatasi: Selalu hidupkan firewall dan gunakan antimalware terbaik untuk mencegah malware ini masuk kedalam komputer. Selain itu diperlukan back-up data secara berkala dan pemantauan jaringan komputer.

Rogue Security Software

Rogue Security adalah jenis malware yang menyerupai software antimalware atau antivirus. Biasanya malware ini menyusup bersama software keamanan yang asli dan bertujuan untuk membuat sipemilik komputer selalu memperbarui perangkat lunaknya.
Proses pembaruan sistemnya akan menjadi berbayar dari yang mulanya free. Meskipun memang dapat mendeteksi dan menghilangkan malware, namun software ini tidak membersihkannya 100%. Oleh sebab itu akan membuat sipemilik komputer terus melakukan update berbayar.

Cara Mengatasi: Supaya malware ini dapat dicegah, sebaiknya kita menggunakan antivirus bawaan saja seperti Windows Defender. Jika menggunakan antivirus lain maka kita harus berhati-hati ketika ingin men-klik link yang ada pada software tersebut.

Browser Hijacker

Browser Hijacker adalah jenis malware yang dapat merubah konfigurasi web browser untuk selalu menampilkan iklan. Biasanya iklan yang ditampilkan akan sangat mengganggu dan sulit untuk dihilangkan.

Cara Mengatasi: Kita dapat mengatasinya dengan mengaktifkan antivirus atau antimalware pada sistem komputer. Pada web browser kita konfigurasi setelan keamannya ke level yang paling tinggi.


Akhir Kata

Kesimpulannya pengertian malware adalah sebuah perangkatlunak yang dibuat oleh seseorang untuk menyusup, membajak dan mengambil data sipemilik komputer. Oleh sebab itu komputer memerlukan antivirus dan firewall untuk mencegah malware masuk kedalam sistemnya.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian malware secara lengkap. Selain itu, pada pembahasan diatas kita juga telah membahas jenis-jenis malware dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Muhammad Gusti Apriansyah Seorang pria introvert yang suka banget ilmu teknologi dan senang menggali informasi.
Tampilkan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel